Minggu, 17 Januari 2016

Tragedi Bom Sarinah

Kamis kemarin, serangkaian bom meledak di sekitar Sarinah sekitar pukul 10.53 WIB. Ledakan tersebut disusul dengan adu tembak antara polisi dan pelaku ledakan. Sedikitnya tujuh orang tewas, termasuk lima terduga teroris. Di antara korban warga sipil yang tewas terdapat warga negara asing. Sedangkan sedikitnya 24 korban luka masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Jakarta.



Saat para pembunuh berdarah dingin itu beraksi, fotografer Tempo, Aditia Noviansyah, berada di lokasi kejadian dan merekam aksi pelaku teror bom itu. Pelaku yang datang dari kerumunan massa menembak polisi. Dia beransel, mengenakan kaus tangan, bertopi merek sepatu, dan mengacungkan pistol. Terlihat pada foto pertama, pelaku teror seorang lelaki berwajah Indonesia.

Lelaki itu berdiri di Jalan Thamrin arah Bundaran Hotel Indonesia. Aditia menembak pelaku dengan kameranya, lensa 70/200. Lelaki bertopi Nike tersebut terlihat bersama seseorang yang mengenakan pakaian biru dan rompi hitam. Lelaki itu juga mengenakan tas punggung.
Menurut Nasir, dalam aksi pengeboman dan penembakan di Sarinah, ada dua hal yang menjadi target teroris saat melakukan serangan teror. "Pertama, mereka menargetkan polisi. Kedua, menargetkan warga negara asing," tutur Nasir. 

Selain polisi, warga negara asing yang berada di Indonesia menjadi target teror. Karena itu, kebanyakan teroris sering mengancam tempat-tempat publik yang sering ada warga negara asing. "Pola pikir mereka kan orang Barat menentang mereka dan ISIS," tuturnya.

Sumber :
  • http://nasional.tempo.co/read/news/2016/01/15/078736471/bom-sarinah-inikah-sosok-si-pembunuh-berdarah-dingin-itu
  • http://nasional.tempo.co/read/news/2016/01/15/078736471/bom-sarinah-inikah-sosok-si-pembunuh-berdarah-dingin-itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar