Pentingnya Akuntansi
Mengapa
Enron, salah satu raksasa energi Amerika Serikat, dapat mencapai
pertumbuhan yang fenomenal dalam waktu singkat, kemudian jatuh bangkrut
dalam waktu yang singkat pula? “Ilmu” apakah yang dipakai Jeff Skilling,
si jenius lulusan Harvard Business School dan mantan konsultan dari
perusahaan terkemuka McKinsey untuk mencapai semua itu? Jawabnya:
akuntansi. Siapakah yang “melindungi” dan meng-approve praktik akuntansi
Enron sebelum terungkap? Tak lain adalah akuntan publik Arthur
Andersen.
.
Akuntansi merupakan satu-satunya bahasa bisnis utama di pasar modal.
Tanpa standar akuntansi yang baik, pasar modal tidak akan pernah
berjalan dengan baik pula karena laporan keuangan merupakan produk utama
dalam mekanisme pasar modal. Efektivitas dan ketepatan waktu dari
informasi keuangan yang transparan yang dapat dibandingkan dan relevan
dibutuhkan oleh semua stakeholder (pekerja, suppliers, customers,
institusi penyedia kredit, bahkan pemerintah). Para stakeholder ini
bukan sekadar ingin mengetahui informasi keuangan dari satu perusahaan
saja, melainkan dari banyak perusahaan (jika bisa, mungkin dari semua
perusahaan) dari seluruh belahan dunia untuk diperbandingkan satu dengan
lainnya.
.
Selain itu, apabila kita cermati
Anggaran Dasar dari perusahaan maka direksi wajib melakukan pembukuan
perusahaan yang jelas menggunakan standar akuntansi. Dan satu-satunya
laporan perusahaan yang diwajibkan oleh pemilik dan publik adalah
laporan keuangan. Sedangkan laporan penjualan dan laporan persediaan
serta laporan lainnya merupakan laporan pendukung (supporting) dari
laporan keuangan yang merupakan core dari corporate resposibility.
Sehingga hanya laporan keuangan yang diaudit oleh akuntan independen.
.
Jadi, bagi perusahaan publik, akuntansi merupakan fungsi inti (core function) dari bisnis selain fungsi utama perusahaan.
sumber : http://blog-akuntansi.blogspot.com/2010/05/pentingnya-akuntansi.html



Tidak ada komentar:
Posting Komentar